Kamis, 24 September 2015

Tes Seleksi di PT. Yamaha Indonesia


MSDM -Tes Seleksi

MSDM, TES SELEKSI

Pengertian SELEKSI
           
Seleksi adalah suatu proses menyaring para pelamar guna memilih yang terbaik untuk diterima bekerja di perusahaan. Penyaringan adalah proses pemisahan individu yang paling besar kemungkinan akan berhasil dalam suatu pekerjaan dan cocok masuk organisasi, dari individu lain dari sejumlah besar pelamar. Jika proses ini mengurangi sejumlah besar pelamar sampai tinggal satu pelamar, penyaringan menjadi sama dengan seleksi. Akan tetapi tidak selalu demikian  halnya.
Secara konseptual, penyaringan dan seleksi adalah dua proses yang berbeda, yaitu kegiatan penyaringan mendahului kegiatan seleksi.Metode penyaringan utama yang digunakan oleh organisasi-organisasi, akan digunakan kata tes untuk membedakannya dengan lamaran, wawancara atau metode penyaringan lain. Harus disadari bahwa tes merupakan suatu sumber informasi yang secara hukum digunakan untuk membuat keputusan dalam seleksi.Untuk praktisnya, semua metode penyaringan harus dianggap sebagai tes, apapun bentuk sebenarnya.

Rabu, 16 September 2015

Definisi dan urgensi MSDM melalui SMK3

MSDM, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( SMK3 )

Pengertian MSDM
            Manajemen sumber daya manusia atau disingkat MSDM dapat diartikan sebagai kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengembangan, kompensasi, integrasi pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja dengan sumber daya manusia untuk mencapai sasaran perorangan, organisasi dan masyarakat (Edwin b flippo, 1996),
            Menurut T. Hani handoko : Manajemen sumber daya manusia adalah penarikan, seleksi, pengembangan, pemeliharaan dan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai baik tujuan-tujuan individu maupun organisasi

Kesimpulanya adalah SDM sebagai salah satu unsur penunjang organisasi, dapat di artikan sebagai manusia yang bekerja di lingkungan suatu organisasi (disebut personil, tenaga kerja, pekerja/karyawan); atau potensi manusiawi sebagai penggerak organisasi dalam mewujudkan eksistensinya; atau potensi merupakan asset & berfungsi sebagai modal non-material dalam organisasi bisnis, yang dapat diwujudkan menjadi potensi nyata secara fisik dan non-fisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi.

Untuk mencapai sasaran serta mewujudkan visi dan misi organanisasi maka MSDM harus terdiri dari aktivitas-aktivitas yang saling berkaitan, seperti :
1.              perencanaan dan analisis SDM
2.              kesetaraan kesempatan bekerja
3.              perekrutan/staffing
4.              pengembangan dan kompensasi keuntungan
5.              kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja ( SMK3)
6.              dan hubungan industrial

Studi kasus
            Dari beberapa aspek poin yang ada, aspek no. 5 merupakan aspek yang penting bagi perusahaan produksi atau manufacturing. Karena, jika terjadi suatu kecelakaan kerja maka tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga perusahaan secara langsung maupun tidak langsung.

Kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmasi maupun rohaniah pekerja pada khususnya, dan manusia pada umumnya. Sebagai suatu proses, maka keselamatan kerja membutuhkan sebuah system manajemen. Manajemen sebagai salah satu ilmu yang mencakup aspek social dalam mengelola keselamatan dan kesehatan kerja, baik dari segi perencanaan maupun pengambil keputusan dalam perusahaan.

            Bagi pekerja, khususnya karyawan produksi harus mematuhi standard atau SOP yang terdapat di tempat kerja tersebut. Tujuanya  agar karyawan atau pegawai di sebuah organisasi atau institusi mendapatkan kesehatan yang seoptimal mungkin sehingga mencapai productivitas kerja yang setinggi-tingginya, oleh karena itu diperlukan kondisi kerja yang kondusif, aman, nyaman, efisien dan produktif
            Dalam mencapai tingkat kenyaman dalam bekerja, perlu di perhatikan beberapa hal, yaitu :
1.              Beban kerja
2.              Kemampuan Kerja (Skill Individual)
3.              Lingkungan kerja
4.              4S ( Supervisor, salary, security, safety )

dengan adanya penerapan dari ke-4 aspek tersebut melalui manajemen Human Resource Development, dapat dipastikan perusahaan sudah menerapkan SDMnya, karena Perusahaan yang baik dapat menjamin kesejahteraan Pekerjanya baik lahir maupun bathiniah.

Daftar pustaka

1.         Makalah Sumber Daya Manusia, Keselamatan dan Kesehatan Kerja SDM

2.      Buku Manajemen Sumber Daya Manusia- Human Resource Management

3. Edwin B Flippo, 2002. Personal Management (Manajemen Personalia), Edisi VII Jilid II, Terjemahan Alponso S, Erlangga, Jakarta

4.      Pengembangan SDM, Bab 1 :konsep tantangan SDM

5.      Modul Perkuliahan Universitas MercuBuana, Atep Afia Hidayat


Pengelolaan SDM dengan proses Rekrutmen di PT TMMIN Sunter

MSDM, REKRUTMEN

Pengertian REKRUTMENT
           
            Salah satu kunci utama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang professional adalah terletak pada proses recruitment, seleksi, training and development calon tenaga kerja. Mencari tenaga kerja yang professional dan berkualitas tidaklah gampang. Salah satu fungsi MSDM yang khusus mendapatkan calon-calon karyawan untuk kemudian di seleksi mana yang paling baik dan yang paling sesuai dengan persyaratan yang diperlukan salah satunya melalui recruitment. Semuanya ini menjadi tugas dan tanggung jawab utama dari department SDM. Oleh karena itu biasanya perusahaan harus mempertimbangkan secara hati-hati sebagai alternative sebelum memutuskan recruitment, alternative terhadap recruitment antara lain : overtime, subcontracting, temporary employees dan employee leasing

            Proses rekriutment atau seleksi yang dilakukan di perusahaan PT. TMMIN Sunter, melalui beberapa instrument yang tentu saja berbeda dengan perusahaan lainya, berikut tahapanya : Evaluasi berkas (dokumen), Tes Kemampuan Dasar atau test potensi akademik (TPA) ablity test, test psikologi, interview HRD, Interview user, test Kesehatan. Berikut pembahasanya :
1.              Evaluasi berkas :
Dalam tahapan ini si pelamar akan di check melalui latar belakang universitas atau pendidikan terakhir dari si pelamar. Untuk yang lulusan SMA/sederajat untuk 3 Mata pelajaran (Matematika, Fisika, B.inggris) , nilainya harus memenuhi standard, yakni 8.
2.              Test Potensi Akademik :
Test kemampuan dasar merupakan tes psikologi yang digunakan untuk mengukur kegesitan mental seseorang ketika berurusan dengan obyek kata (verbal), angka numeris dan gambar(figural). Terdapat batas minimal tingkat kegesitan mental yang harus dimiliki seseorang sehingga ia berpeluang besar berhasil menangani masalah yang bersifat intelektual.
3.              Test Psikologi
Test untuk menilai perilaku seseorang melalui metode kuisoner dan Tanya jawab oleh seorang psikolog yang menuju tentang fungsi kognitif dan emosional. Istilah teknis untuk ilmu di balik tes psikologi ada psikometri.
4.              Interview HRD
Dari ketiga test diatas menggunakan pihak ketiga sebagai penyelenggara. pada saat test interview HRD barulah seseorang dilihat secara fisik maupun dirinya. Pada tahap test ini dilakukan wawancara mengenai kepribadian, dan latar belakang dirinya. Biasanya HRD akan memutuskan untuk dibagian mana, posisi apa, dan pekerjaan apa yang pantas mengenai kepribadian dirinya.
5.              Interview user
finalisasi terakhir dalam proses perekrutan, biasanya ada dalam tahap ini, Supervisor, Manager dan Div Head biasanya hadir dan menanyai si pelamar apakah anda berhak kerja dengan saya, apakah yang anda punya, jelaskan secara singkat agar saya menyukai anda (contoh beberapa pertanyaan umum). Pada tahap ini juga si pelamar berhak menanyai pekerjaan apa yang akan nanti dikerjakan, atau pertanyaan yang berkaitan dengan pekerjaan khusus pelamar dengan tepat.
6.              Test Kesehatan ( Medical Check Up)
Evaluasi medis pelamar sebelum keputusan memperkerjakan karyawan tersebut, normalnya, evaluasi tersebut terdiri dari atas ceklis kesehatan yang meminta pelamar menunjukan informasi kesehatan dan kecelakaan. Angket kadang-kadang ditambah dengan pemeriksaan fisik oleh perawat atau dokter perusahaan

            Proses seleksi karyawan baru merupakan kegiatan penting bagi perusahaan maupun bagi calon karyawan itu sendiri. Mempertahankan ataupun mengembangkan suatu system seleksi yang menghasilkan karyawan produktif dan mencari peluang untuk meningkatkan cara kerjanya sangat penting untuk keberhasilan perusahaan

Daftar pustaka :

1.         Gomes. Cardoso faushino. 2000. Management Sumber Daya Manusia. Andi : Yogyakarta.

2.         Notoadmodjo, Soekidjo. 2003. Pengembangan Sumber Daya Manusia, cetakan Ketiga. Rineka Cipta : Jakarta. Pasca Unhas. 2011. Jurnal.

3. Qolby, isnaedil. 2013. Konsep penempatan pegawai. (Online),

4.      Seleksi, rekruitmen, dan penempatan kerja : Makalah Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Univ Brawijaya

5. Definisi test psikotest dan Test potensi Akademik     

https://id.wikipedia.org/wiki/Tes_psikologi

what If

 Test after 2015